Viral di Medsos! PNS Ini Hina TKI dengan Sebut: 'Babu yang Hidup dari Belas Kasihan Majikan'!

-
Acap kali Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dikonotasikan dengan pekerja kasar.
Tak sedikit yang sering menghina sebutan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri ini.
Bahkan, baru-baru ini media sosial Facebook tengah diramaikan dengan unggahan seorang pria dengan akun Facebook bernama Agas Saptoadi yang dianggap menghina para TKI.
Apalagi, diduga akun Facebook Agas Saptoadi ini adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang seharusnya tidak menghina para pekerja di luar negeri tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh akun Facebook bernama Eris Riswandi yang mengunggah ulang unggahan Agas Saptoadi berupa foto screenshot.
Akun Facebook Eris Riswandi membagikan unggahan Agas Saptoadi ini pada Senin (4/9/2017) kemarin.
Tidak hanya mengunggah unggahan Agas yang dianggap menghina TKI, namun ia juga mengunggah foto dari pemilik akun Facebook Agas Saptoadi ini sendiri.
"Tolong Bapak Agas, ini jelaskan kenapa anda menghina para TKI? anda ini PNS tapi mulut anda ya Allah.. Jadi "babu" bukanlah pekerjaan yg hina Pak. Kami semua menunggu penjelasan dari mulut Bapak, terutama para TKI yg jerit payah nya sudah bapak hina dina.
VIRALKAN." tulis akun Facebook Eris Riswandi pada keterangan fotonya.
Pada screenshot yang menampilkan unggahan Agas Saptoadi sendiri tertulis hinaan pada TKI seperti ini.
Unggahan Agas Saptoadi dianggap menghina TKI
Unggahan Agas Saptoadi dianggap menghina TKI (Facebook)

Tentu saja unggahan Agas Saptoadi ini menuai reaksi keras dari para netizen.

"Setidaknya mereka masih mau pada usaha. Tapi dia nggak sadar ya kalau dia babu juga. Orang masih digaji. Iya kannn?" tulis akun BundAyu Suwono.
"Yang masih nerima gaji itu babu namanya. Tapi kalo yang memberi gaji itu majikan namanya. PNS atau bukan kalo masih digaji ya BABU" tulis akun Petta Made Ugi.
 "Ya Allah, aku bukan babu juga sakit dengernya, apalagi yang kerja di sana dengan serius, dengan jujur, ni orang kayak nggak sekolah mulutnya" tulis akun Tanti Lamrasari. 

sumber : (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

1 komentar:

Dreamteknopedia. Diberdayakan oleh Blogger.