Kebaya Puteri Indonesia dan Kartun Disensor, Tapi sinetron kekerasan dan acara Alay Nggak . Pak/Ibu KPI SEHAT ?

-


Belakangan ini lembaga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya dalam hal sensor. Banyak tayangan yang seharunya tidak disensor malah disensor. Sedangkan yang harusnya disensor malah tidak disensor. Tentu saja ini membuat kebingungan pengguna televisi.

Sebut saja contohnya film kartun Doraemon. Publik menilai perlukah gambar tersebut disensor? Seandainya tidak disensor anak-anak sebagai penikmat kartun tidak akan berpikir apapun, tapi setelah disensor maka justru anak-anak akan berpikir kenapa dan ada apa?. Kejadian seperti ini tentu saja sama halnya dengan menggiring anak-anak untuk mencari tahu 'apa-apanya' yang disensor tersebut. (brilio.net)

Di sisi lain, masih segudang film sinetron atau acara lain yang justru pakaiannya lebih terbuka lolos tanpa disensor. Nah berikut ini rangkum dari berbagai media sosial, 15 foto yang menunjukkan kocaknya sensor KPI. (brilio.net)


2. Mungkin KPI berharap putri duyung pakai pakaian kebaya.


3. Ajang Putri Indonesia seperti nonton berita kriminalitas seksual.

4. Hostnya pun mungkin harus pakai jas hujan biar gak dingin dan tidak kena sensor.

5. Hallo? Seksian mana?
6. Besok-besok lagi kalau renang pakai celana jeans ya Shizuka.

7. Mungkin itu TV kamu yang rusak, makannya ada awan putih di situ.


Hmmm kita lihat aja 5-10 tahun ke depan, bakal jadi kayak apa sih Indonesia? Kira-kira apa lagi yang bakal disensor ya?

Mungkin belahan rambut juga disensor :(( via path.com



sumber : brilio.net & Hipwee.com

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Dreamteknopedia. Diberdayakan oleh Blogger.