Video Repotnya Proses Pembuatan Anime

-

Sebagian dari kita mungkin tidak tahu bagaimana repotnya proses pembuatan anime yang biasa kita tonton hampir setiap hari. Bahasan mengenai detail proses pembuatan Anime ini sebenarnya dibahas juga dalam anime Shirobako yang kini memasuki second cour.
Tapi barangkali kalian masih ingin tahu detil lebih lanjutnya, berikut pembahasannya dalam video : 

1. Planning
Perencanaan pastinya kerangka terpenting dalam membuat sesuatu, tidak hanya anime. Namun dalam hal ini, perencanaan kira-kira meliputi tentang hal anime apa yang akan dibuat, bagaimana garis besar ceritanya, teknis, design karakter dan pembagian staff.

rori-sakurasou-no-pet-na-kanojo-11-1bb342f3-mkv_snapshot_20-49_2012-12-18_20-44-19
2. Skenario
Setelah perencanaan matang dan disetujui semua pihak terutama (jika cerita tersebut berupa adaptasi) dari pihak pengarang cerita asli, maka mulai proses pembuatan dan pengembangan cerita. Detil tokoh yang akan berperanpun dijelaskan disini.

totorostoryboard01
3. Storyboard
Jika kalian belum tahu apa yang dimaksud dengan storyboard, adalah pengembangan lebih lanjut dari bagian skenario. Jika skenario adalah penjelasan cerita berupa teks, maka storyboard adalah paparan yang lebih mendetil. Dalam storyboard sendiri terdapat gambaran kasar akan bagaimana kelihatannya pada scene tertentu, dan (biasanya) ditulis di kolom sampingnya tentang detail scene tersebut mulai dari angle kamera, tata cahaya, dialog, adegan, timing scene, dan detil lainnya agar tim produksi mengerti sepenuhnya detail cerita dan karakter yang akan dibuat.
bakuman-screenshot3
4. Menggambar
Tahap ini dibagi lagi menjadi tiga. Pembuatan lay out, gambar kunci, dan animasi in between
Dalam proses lay out , orang yang bertanggung jawab membuatnya akan banyak memikirkan bagaimana alur gerakan karakter dalam setiap adegan atau detail latar dan masih banyak hal yang lain terkait proses perfilman.
Setelah itu , mulai dibuat gambar-gambar kunci. Orang yang bertanggung jawab dalam tahap ini harus menentukan pada titik-titik mana saja pergerakan karakter terjadi.
Proses ini kemudian dilanjutkan dengan gambar in-between yang mengisi gambar kunci tersebut. Hasilnya, gambar itu sepenuhnya bergerak.


5. Mewarnai
Dulu, proses pewarnaan menggunakan cat dan kuas di atas sel-sel yang di siapkan. Tapi sekarang karena gambar di scan dalam komputer, proses pewarnaan bisa dilakukan secara digital.

6. Filmisasi
Tahap terakhir untuk menyatukan dan merekam seluruh gambar yang disiapkan. Pada tahap ini gambar-gambar diperhalus pergerakannya dan diberi visual efek jika diperlukan.

Untuk proses pengisian suara (dubbing) biasanya dilakukan setelah proses penggambaran selesai.
Lalu berapa biaya produksi anime per episode? 



dikutip dari beberapa sumber:  
Maxim Abramov (youtube )
meganegirljournal
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Dreamteknopedia. Diberdayakan oleh Blogger.